2 Alasan Liverpool Bakal Gagal Juara Musim Ini

Liverpool muncul dengan wajah baru di Premier League Inggris musim ini. Hal yang paling terlihat adalah ketika mereka mampu unggul sepuluh poin atas Manchester City di awal tahun 2019. Semua pihak menganggap bahwa musim ini adalah musimnya Liverpool untuk menjadi juara.

Manchester City sebagai tim penggnggu pun dianggap sudah kehabisan tenaga untuk mengejar Liverpool dan akhirnya pun mereka menjadi tim yang terdepan sebagai favorit juara. Meski demikian, ini adalah Premier League Inggris yang selalu memberikan banyak kejutan, dan sangat wajar jika mereka disebut sebagai Liga Terbaik Dunia.

Berbagai alasan datang jika membahas Premier League, dan salah satunya adalah ketika situasi Liverpool berubah pada bulan Maret. Manchester City sekarang berada di puncak klasemen dengan 71 poin dan Liverpool di urutan kedua dengan 70 poin. Itu artinya berubahan kedudukan terjadi dan Liverpool dalam keadaan tertekan lantaran tertinggal satu poin.

Di sembilan pertandingan tersisa, pengamat dan penggemar Premier League pun menjadi lebih bersemangat sebagaimana mereka menantikan kejutan yang akan terjadi. Liverpool dengan aura besarnya sangat ingin mengakhiri puasa gelarnya sejak 20 tahun silam. Sedangkan Pep Guardiola bersama Manchester City ingin menunjukkan kepada dunia bahwa dia bisa mendominasi Premier League.

Merujuk pada situasi yang terjadi, Liverpool di prediksi hanya membutuhkan sebuah keberuntungan sebagaimana Manchester City berada dalam situasi bagus. Berikut beberapa alasan Liverpool bakal gagal juara musim ini berdasarkan sumber terpercaya.

1. Sejarah

Liverpool bisa disebut sebagai salah satu klub terbesar dunia, berdasarkan sejarah yang mereka buat sejak awal sampai sekarang. Salah satu sejarah yang Liverpool miliki adalah mereka salah satu tim Inggris yang sukses meraih gelar terbanyak Liga Champions.

Meski demikian, sejarah buruk juga mereka miliki ketika situasi sedang berhadapan dengan juara. Dalam sejarah Premier League, hanya dua kali terjadi tim yang berada di puncak klasemen pada bulan Desember dan kemudian gagal menenangkan gelar.

Situasi ini sama dengan Liverpool dan sekarang mereka digeser oleh Manchester City. Dengan sejarah dan beban yang besar, Liverpool dianggap akan kembali gagal dan belum memiliki mental kepercayaan diri yang tinggi untuk menghadapi situasi tersebut.

2. Komposisi Pemain

Jurgen Klopp bisa dikatakan sebagai pelatih tersukses di Liverpool dengan karir tiga musim di Anfield hingga sekarang. Dalam karirnya, Klopp mampu memberikan situasi final Liga Champions dan juga menantang Manchester City asuhan Josep Guardiola dalam perburuan gelar juara Premier League.

Liverpool sebenarnya memiliki kualitas pemain yang bagus, namun mentalitas mereka masih belum bisa dibandingkan dengan mentalitas tim yang berpengalaman, dan untuk itu sangat merepotkan Klopp sebagai pelatih.

Pemain cadangan seperti Adam Lallana, Divock Origi, Daniel Sturridge, Joel Matip dan Alberto Moreno tidak selevel dengan starting eleven Liverpool. Ketika membandingkan dengan skuat yang dimiliki oleh Guardiola di Manchester City, maka berbanding jauh dan belum selevel.

Bisa kita lihat Manchester City sekarang memiliki pemain cadangan seperti Riyad Mahrez dan Leroy Sane yang siap diturunkan jika pemain inti mereka absen. Dengan masuknya Liverpool ke babak perempat final Liga Champions, bisa dikatakan bahwa mereka sekarang dalam situasi dilema antara pilih Premier League atau Liga Champions.

Tak berhenti sampai disitu saja, Liverpool harus berhati-hati terhadap pemain bintang mereka macam Sadio Mane, Mohamed Salah atau Virgil Van Dijk. Ketika pemain-pemain penting mereka cedera, bukan tidak mungkin Liverpool akan kesulitan mengakhiri pertandingan Premier League musim ini.

Leave a Comment