Bermain Apik, Kovacic Banjir Pujian dari Lampard

Juara Liga Europa 2018-2019, Chelsea kembali membuktikan kapasitasnya sebagai salah satu tim terbaik Eropa usai menjuarai ajang Rakuten Cup 2019 dengan mengalahkan juara bertahan La Liga Spanyol, Barcelona dengan skor akhir 2-1.

Kemenangan Chelsea ini tidak lepas dari peran gelandang tengahnya, Mateo Kovacic yang sukses menyihir ribuan penonton yang ada di Saitama Stadium, Selasa malam waktu setempat. Bermain dengan sangat apik, lantas dirinya dibanjiri pujian manis oleh pelatih baru Chelsea, Frank Lampard.

Kovacic memang tidak masuk dalam daftar pencetak gol Chelsea, akan tetapi perannya dalam mengatur ritme permainan tim baik dalam keadaan menyerang maupun bertahan sukses mengacaukan permainan Barcelona. Dua gol The Blues dilesakkan oleh Tamy Abraham pada menit ke-34 dan Ross Barkley pada menit ke-81. Sedangkan satu gol Barcelona dicetak oleh Ivan Rakitic.

Tak ada yang begitu pantas membandingkan bahwa Kovacic layak mendapatkan pujian, karena dirinya juga tidak memberikan asisst. Akan tetapi dimata Lampard hal itu berbeda 180 derajat, yang berani mengatakan gelandang asal Kroasia itu bermain sangat baik.

Menurut pandangan Lampard, Kovacic mampu menjadi pengatur ritmen permainan The Blues di lini tengah, berduet dengan Jorginho. Kovacic bermain selama 70 menit dengan berhasil mematahkan serangan Barcelona dan sukses memberikan kesempatan kepada rekan-rekannya dalam menciptakan peluang.

“Pikir saya dia bermain luar biasa di babak pertama. Saya sangat menyukai Kovacic musim lalu, saya sering melihatnya di Chelsea. Saya sering melihat permainannya dan saya sangat menyukai apa yang sudah dia tampilkan di sini. Sejak hari pertama latihan dia menunjukkan rasa lapar, etos kerja dan bakat yang luar biasa. Saya ingin bekerja dengannya,” buka Lampard.

Kovacic terbilang pemain baru bagi Chelsea meski sudah terlihat sebagai muka lama, hal ini tidak lepas dari statusnya yang baru saja dipermanenkan oleh The Blues usai menjalani satu musim masa peminjaman dari Real Madrid.

Kovacic datang ke Stamford Bridge pada awal musim 2018-2019. Ketika itu dia bekerja sama dengan Maurizio Sarri, dan dalam karirnya tersebut, Kovacic terbilang cukup baik dengan mendapatkan banyak kesempatan bermain sebagai reguler.

“Dia memiliki bakat yang luar biasa, saya menyukainya. Saya sungguh senang, kami tahu bahwa kami punya kelebihan di lini tengah. Saya rasa, Kovacic bisa memberikan lebih banyak untuk tim di musim depan,” tutup Lampard.

Banyak pengamat sepak bola Inggris mengatakan jika Kovacic kemungkinan akan menjadi pemain utama Chelsea dalam petualangan musim 2019-2020 mendatang. Dengan taktik 4-2-3-1 yang diterapkan oleh Lampard dalam tim Chelsea, Kovacic bisa menjadi duet maut bersama Jorginho dilini tengah, dan opsi lain adalah dengan N’Golo Kante.

Leave a Comment