Bersama Messi, Inter Bisa Raih Banyak Trofi

Spekulasi kepindahan Messi menuju Inter Milan ikut diperpanas oleh salah seorang mantan direktur Nerazzurri, Paolo Taveggia. Menurutnya, mega bintang Argentina tersebut bisa menghadirkan progres yang signifikan dan banyak trofi juara.

Adapun Lionel Messi sendiri saat ini masih terikat kontrak di Barcelona hingga tahun 2021 nanti. Namun memang harus diakui bahwa masa depan pemain berusia 33 tahun tersebut masih jadi perbincangan sejumlah media Eropa.

Ya, Messi disebut-sebut sudah berencana untuk meninggalkan Barcelona. Salah satu tim yang dikaitkan dengan La Pulga adalah raksasa Serie A italia, Inter Milan. Mantan Presiden Nerazzurri, Massimo Moratti sangat yakin pemilik baru klub bisa merealisasikan wacana transfer ini.

Meski masih sekedar wacana, tapi Taveggia percaya bahwa kehadiran Messi dalam skuat Antonio Conte benar-benar akan membawa perubahan positif yang sangat besar. Messi diyakini bisa mempersembahkan banyak gelar untuk Inter.

“Conte adalah manajer hebat dan grup Suning adalah jaminan bagi Inter. Jika mereka membeli Messi, maka Inter bisa memenangkan trofi dengan cepat,” kata Taveggia kepada Tuttosport.

Pada kesempatan yang sama, Taveggia berbicara tentang masa lalu, dimana saat dia bekerja sebagai direktur Inter Milan dan menjadi sosok dibalik Transfer Zavier Zanetti. Seperti diketahui, Zanetti kini dikenal sebagai salah satu legenda besar Inter Milan.

“Tanpa saya, dia tidak akan berakhir di Inter. Julio Grondona, presiden dari Federasi Sepak Bola Argentina saat itu, membantu saya untuk mendapatkannya seharga $4,5 juta,” lanjutnya.

Tak hanya itu, Taveggio bahkan sempat nyaris berhasil memboyong legenda Argentina yang lain, Gabriel Batistuta ke Giuseppe Meazza.

“Saya telah setuju dengan Batistuta untuk membawanya ke Inter. Dalam perjanjian dengan agennya, Imborgia, saya praktis merekrutnya dari Fiorentina, tetapi Moratti mendengarkan teman-teman manajerialnya dan kesepakatan itu batal.” kata Teveggia.

Adapun, Inter Milan yang sempat berjaya di masa lalu memang sulit meraih gelar juara dalam beberapa musim terakhir. Tapi musim ini La Beneamata terbilang lebih baik dari segi performa dibandingkan sebelumnya berkat tangan dingin manajer anyar Antonio Conte.

Mereka bahkan sempat berada di puncak klasemen dalam waktu yang cukup lama.

Leave a Comment