Cristiano Ronaldo Buat Juventus Sulit Terapkan Sarriball

Mega bintang Portugal, Cristiano Ronaldo tampak maksimal musim ini dengan torehan golnya yang lebih banyak dibandingkan musim kemarin. Namun, mantan pemain Juventus, Giaccherini justru menganggap Ronaldo sebagai alasan kenapa Sarriball tidak berhasil.

Maurizio Sarri mulai menangani Juventus sejak awal musim ini. Mantan pelatih Napoli itu dipercaya untuk menggantikan Max Allegri yang mundur di akhir musim kemarin. Tentu saja ada harapan besar di pundak Sarri agar Juventus tampil lebih atraktif.

Pasalnya, selama menangani Chelsea dan Napoli, Sarri memang mampu mengubah gaya bermain kedua tim tersebut menjadi lebih menghibur. Filosofinya ini bahkan memiliki ciri khas sendiri dan dikenal dengan sebutan Sarriball.

Giaccherini menilai bahwa sampai saat ini dia tidak pernah melihat Juventus bermain dengan Sarriball yang menjadi identitas Maurizio Sarri. Tapi menariknya, sosok yang juga pernah membela Napoli itu menuding Cristiano Ronaldo sebagai salah satu penyebabnya.

“Klub membuat pilihan spesifik dengan merekrut pelatih yang memiliki dasar sepak bola pada umpan cepat, seperti yang terlihat di Napol. Sulit untuk melakukannya di Juve, karena adanya sosok Ronaldo, yang memiliki gaya bermain sendiri. Anda tak bisa menyuruh dia melakukan hal-hal tertentu”

“Sarri kesulitan karena tim ini dibangun selama bertahu-tahun untuk memainkan tipe sepak bola yang sangat berbeda” ujar Giaccherini yang juga mantan pemain Juventus kepada DAZN.

Cristiano Ronaldo mungkin sosok pembeda di atas lapangan, tapi menurut Giaccherini justru fakta tersebut membuat Sarriball tidak berjalan dengan baik. Hal ini karena para pemain tidak lagi bermain sebagai tim.

“Juve bermain dengan tempo yang jauh lebih pelan, mereka tak melakukan sepak bola satu-dua sentuhan, karena ada pemain berkualitas berbeda di Napoli. Bianconeri memiliki pemain yang bisa mengubah pertandingan, sementara di Napoli lebih mengandalkan usaha tim” tandasnya.

Dalam pertandingan terbarunya, Juventus sendiri secara mengejutkan takluk dari Olympique Lyon. Peratndingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions Eropa itu berakhir dengan skor 0-1.

Kekalahan ini memaksa Bianconneri untuk meraih kemenangan paling tidak dengan margin dua gol saat melakoni leg kedua di Allianz Stadium pada Maret mendatang.

Leave a Comment