Dampak Terlalu Sering Konsumsi Cuka Apel

Cuka Apel memang biasanya digunakan sebagai perasa makanan tertentu. Namun banyak orang yang mengetahui manfaat lain dari sari pati buah apel ini, termasuk dari segi kesehatan.

Diketahui bahwa cuka Apel dapat mendukung program diet, kemudian mencegah diabetes, penyakit jantung, dan lain sebagainya. Tapi perlu diketahui juga bahwa mengkonsumsi Cuka Apel terlalu sering juga bisa memberikan dampak negatif seperti dibawah ini.

Kerusakan gigi

Mengkonsumsi makanan yang asam dapat merusak gigi, dan faktanya cuka Apel memiliki rasa yang asam, bahkan sangat asam. Karenanya, Cuka Apel dapat merusak enamel gigi secara perlahan, sehingga gigi anda akan sulit melindungi diri dari gangguan bakteri.

Pada awalnya, gejala kerusakan Enamel gigi tidak akan terasa, tapi lambat laun, gigi kita akan sangat sensitif terhadap makanan yang dingin atau panas.

Kalium rendah

Sari Cuka Apel juga ternyata dapat menurunkan tingkat kalium dalam tubuh. Nama medis untuk kalium rendah adalah hipokalemia. Seseorang dengan hipokalemia ringan mungkin tidak memiliki gejala apa pun. Akan tetapi, kasus berat kekurangan hipokalemia bisa membuat seseorang menjadi lemas, bahkan lumpuh.

Masalah gastrointestinal

Memang, anggapan yang beredar selama ini menyebutkan bahwa Cuka apel dapat membantu program diet seseorang. Hal ini karena nafsu makan menjadi berkurang jika mengkonsumsi cuka apel. Namun penelitian lebih lanjut justru menunjukkan efek sampingnya.

Karena keasamannya, minum cuka sari apel yang tidak dilarutkan juga dapat memperburuk gejala pada orang dengan masalah pencernaan, seperti bisul perut atau refluks asam. Kebanyakan orang akan merasa mual sampai muntah karena terlalu banyak mengkonsumsi cuka apel.

Kulit terbakar

Sedangkan untuk perawatan kulit, Cuka Apel juga diketahui mampu membantu seseorang menghilangkan tahi lalat yang mereka anggap mengganggu penampilan. Beberapa bahkan tak ragu menggunakannya untuk menghilangkan tahi lalat pada wajah.

Padahal, tingkat keasaman yang tinggi pada cuka apel justru dapat membakar kulit kita. Seperti yang dialami seorang remaja asal Amerika baru-baru ini. Dia mengalami luka bakar yang hebat pada hidung setelah mencoba menghilangkan tahi lalat dengan menggunakan cuka apel.

Leave a Comment