Direktur Barca Ini Masih Tak Terima Kekalahan di El Clasico

Kekalahan yang ditelan Barcelona di El Clasico dihihari tadi memang menyakitkan. Meski pelatih Quique setien mengakui keunggulan tuan rumah, namun tidak demikian dengan direktur klub Guillermo Amor. Dia menyebut bahwa Real madrid tidak pantas menang dalam laga tersebut.

Barcelona menyambangi markas rival abadinya, Real Madrid pada jornada ke-26 La Liga Spanyol, Senin dinihari WIB tadi (26/03). Setelah ditahan imbang pada pertemuan sebelumnya di Camp Nou, Raksasa Catalan jelas mengincar kemenangan pada pertandingan ini.

Sayangnya, Blaugrana harus menjadi pihak yang tertunduk lesu di akhir laga setelah Vinicius Jr. dan Mariano Diaz sukses mencetak gol kemenangan tuan rumah di sepanjang babak kedua.

Tentu saja kekalahan ini sangat mengecewakan. Apalagi, karenanya Barcelona juga tergusur dari puncak klasemen sementara La Liga Spanyol.

Selepas laga, Pelatih Quique Setien mengakui bahwa para pemainnya tidak cukup bagus dalam laga tersebut. Dia juga mengakui bahwa Real Madrid pantas memenangkan pertandingan. Namun tidak demikian bagi Direktur klub, Guillermo Amor.

Menurutnya, Real Madrid tak pantas memenangkan pertandingan tadi karena gagasan permainan yang buruk.

Mereka mendorong dan menekan kami. Gagasan mereka adalah menghentikan permainan. Mereka menekan dan menciptakan peluang. Itu terbukti merugikan kami, tetapi saya pikir mereka tidak pantas menang. Kami sangat dominan, mereka memukul kami dengan cepat. kata Amor kepada Movistar.

Meski demikian, Amor juga tetap mengakui bahwa Barcelona sudah melewatkan beberapa peluang bagus, terutama di babak pertama.

Jika kami mempertimbangkan babak pertama maka saya pikir itu adalah performa yang sangat bagus. Bagus sekali. Kami mengendalikan permainan dan memiliki peluang, tetapi melewatkannya. Jika Anda memaafkan tim seperti Real Madrid, mereka akan memiliki peluang. Begitu mereka mencetak gol mereka melihat mereka bisa menang dan termotivasi” Tandasnya.

Lionel Messi yang jadi andalan dalam pertandingan tersebut sempat melewatkan peluang emas. Saat sudah tinggal berhadapan dengan penjaga gawang, bintang Argentina terkejar oleh Marcelo yang lantas memotong peluang tersebut.

Banyak yang kecewa dan akhirnya menyalahkan sang kapten, karena momen tersebut dianggap sangat krusial.

Leave a Comment