Disebut Jadi Perusak Sikap Icardi, Wanda Nara Sedih!

Kisah kehidupan Wanda Nara dengan Mauro Icardi seakan tidak pernah sepi, usai sukses merapat ke Paris Saint Germain dari Inter Milan. Kini sosok wanita berusia 38 tahun tersebut disebut sebagai sebuah kegagalan karir Icardi sebagai calon bintang kelas dunia.

Julukan buruk pun keluar begitu saja, terakhir kali Wanda Nara dibuat sangat kesal ketika dianggap menjadi pengaruh buruk untuk sang suami. Adapun Wanda Nara disini adalah sebagai agen dan juga suami dari Icardi.

Sebutan buruk ini pun coba ditepis oleh Wanda Nara dengan mengaku selalu ingin memberikan yang terbaik untuk Icardi baik dalam dunia sepak bola maupun dunia keluarga. Menanggapi kegagalan Icardi merumput di Serie A dan Premier League, Wanda Nara mengaku mendaratnya ke Paris adalah keputusan terbaik di akhir bursa transfer musim panas 2019 kemarin.

Ditambahkan oleh Wanda Nara bahwa kualitas Icardi akan mampu mengantarkan PSG berjaya di Liga domestik maupun Liga Eropa di musim 2019-2020.

“Icardi tidak bisa menolaknya. Mereka (PSG) klub yang penuh bintang dan Mauro merasa terhormat menjadi bagian dari mereka. Di akhir musim kami harus memberikan keputusan yang terbaik untuknya (Icardi) adalah: Saya bekerja untuknya, tetapi dia membuat keputusan,” cetus Wanda Nara.

Kapasitas Wanda Nara jelas tidak bisa dihilangkan keduanya, dimana sebagai agen maupun istri. Lantas Wanda Nara berani berkomentar sebagai sosok yang mengenal Icardi. Menurutnya sang pemain sudah pasti akan setuju dengan situasi buruk yang dialami dalam satu musim terakhir bersama Inter Milan.

Satu hal yang penting dengan keputusan menerima pinangan PSG adalah masalah mendapatkan kedamaian, mengingat media begitu sering memberitakan Icardi, sehingga bisa mengganggu kisah perjalan hidup anak-anaknya.

“Semua orang dan mereka berani mengatakan bahwa saya menyakiti suami saya, ayah dari anak-anak saya. Apakah orang-orang berpikir ketika mereka berbicara? Bagaimana mungkin saya tidak menginginkan yang terbaik untuk Mauro? Yang terbaik adalah milik saya juga,” cetus Wanda Nara.

“Orang jahat, saya tidak ada dalam cerita ini, saya orang yang menemukan solusi. Sulit untuk keluar dari situasi ini dengan tim di level PSG,” tutupnya.

Leave a Comment