Dr. Boyke Angkat Bicara Soal Pernyataan Kontroversial Komisioner KPAI

Sitti Hikmawatty baru-baru ini menyedot atensi publik lewat sebuah pernyataan yang cukup kontroversial. Sosok yang dikenal sebagai Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia atau KPAI tersebut mengklaim bahwa seorang wanita bisa hamil jika berenang bersama dengan pria dewasa.

Sontak saja apa yang dikatakan oleh Sitty menjadi perbincangan hangat netizen di sosial media. Bahkan di Twitter, nama komisioner KPAI tersebut menjadi trending topik. Ada banyak komentar monohok yang melawan pernyataan Sitty.

Netizen bahkan menuntut pemerintah untuk menurunkan gaji Komisioner KPAI karena pernyataannya tersebut yang diketahui saat ini mencapai 26 Juta Per bulan.

Wajar saja, pasalnya pernyataan Sitti tampak tidak berdasar. Dia mengklaim seorang wanita dapat mengandung janin jika berenang bersama dengan pria dewasa. Hal ini menurutnya bisa terjadi karena sperma bisa masuk ke dalam vagina wanita di dalam air kolam renang.

Sejauh ini, tidak ada kasus yang ditemukan seorang wanita bisa mengandung karena berenang bersama dengan teman prianya. Para pakar seksologi, termasuk Dr. Boyke juga ikut angkat bicara mengenai isu yang sedang ramai diperbincangkan ini.

Lewat akun instagram pribadinya, Dr Boyke menegaskan bahwa tidak mungkin seorang wanita bisa hamil hanya karena berenang dengan seorang pria dalam satu kolam renang. Bahkan andaipun pria tersebut ejakulasi atau mengeluarkan sperma di dalam kolam.

Pasalnya, Sperma yang keluar tidak akan bertahan lama hidup dalam air. Terlebih Air kolam renang yang mengandung banyak zat kimia. Selain itu, sperma juga tidak akan mampu mencari jalan untuk masuk ke Vagina wanita yang berada di kolam tersebut.

“Bahwa menyatakan tidak lah benar karena sperma yg keluar karena di ejakulasi diluar tubuh dalam beberapa menit akan mati. Jadi sangatlah kecil atau bahkan tak mungkin hal tersebut bisa terjadi,”

“Ejakulat apabila dikeluarkan langsung akan mengering, apalagi di dalam kolam renang. sperma minimal bisa rusak. Maka dari itu pernyataan yg bikin heboh tersebut tidak memiliki bukti atau dasar ilmiah.” tulis akun yang diposting dr Boyke itu di Insta Story miliknya.

Leave a Comment