Edinson Cavani Akui Pikir Panjang Sebelum Putuskan Gabung MU

Bintang baru Manchester United, Edinson Cavani berbicara tentang keputusannya bergabung dengan Setan Merah, yang mana ternyata itu tak terlihat semudah yang dibayangkan orang-orang.

Perlu diketahui, Cavani sebelumnya berstatus bebas transfer usai kontraknya bersama Paris Saint-Germain berakhir di musim panas kemarin.

Sejak akhir musim 2019/20 dia sudah sering kali dikaitkan dengan Manchester United, namun sang striker Uruguay baru bersedia menandatangani kontrak dengan Setan Merah di deadline day bursa transfer musim panas.

Awalnya, dia sempat kesulitan beradaptasi dengan gaya main sepakbola Inggris, namun perlahan Eks Napoli ini tampak sudah mulai menemukan ritme yang tepat.

Sebelumnya bersama dengan Paris Saint-Germain, Cavani adalah salah satu striker haus gol. Bahkan, dia berhasil mengoleksi 200 gol dari 301 pertandingan bersama Les Parisiens, dimana jumlah tersebut menjadikan dia sebagai pencetak gol terbanyak dalam sejarah klub.

Sedangkan di Manchester United sejauh ini, Cavani telah mengemas 7 gol, dimana itu jumlah yang cukup banyak mengingat dia bukanlah penyerang utama pasukan Ole Gunnar Solskjaer.

Berbicara tentang keputusannya bergabung dengan Manchester United, Cavani sendiri mengaku harus berpikir panjang terlebih dahulu, mengingat akan ada proses adaptasi dengan kehidupan dan lingkungan baru di kota Manchester.

“Saya selalu berpikir bahwa menetap dan beradaptasi dengan tempat yang berbeda, kultur yang baru, adat yang berbeda, selalu sulit untuk dilakukan,” ujarnya kepada United Review.

Tak heran jika performanya di atas lapangan juga terpengaruhi oleh kehidupan di luar, termasuk diantaranya faktor keluarga.

“Meskipun anda sudah mencoba melibatkan diri sepenuhnya dan menyelesaikannya dengan cepat, saat ini ada banyak hal di sekitaran kami yang membuat proses itu jadi sedikit lebih sulit dari biasanya,”

“Namun, tentu saja, anda punya kehidupan keluarga di rumah yang jauh dari pertandingan. Bukan cuma sepak bola semata,” lanjutnya.

Sebenarnya, apa yang dilalui Cavani cukup wajar bagi pemain manapun yang berasal dari luar Inggris. Apalagi, Cavani sebelumnya telah menetap di Italia selama 7 tahun, dan 7 tahun juga dia habiskan di Prancis saat membela PSG.

Leave a Comment