Harusnya Frank Lampard Paham Resiko Sebagai Pelatih Chelsea

Kampanye musim 2020/21 akan segera dimulai, tentu ini akan jadi tantangan yang sesungguhnya bagi Frank Lampard sebagai pelatih Chelsea. Meski musim lalu hasilnya cukup bagus, tapi tentu tidak ada permakluman lagi untuk kampanye musim depan.

Lampard ditunjuk menggantikan Maurizio Sarri yang mengundurkan diri dari kursi manajer di akhir musim 2018/19.

Tentu saja tidak ada harapan berlebih, selain karena Lampard masih minim pengalaman, juga karena fakta bahwa klub tidak bisa merekrut pemain yang dia inginkan disebabkan sanksi Embargo Transfer dari FIFA.

Tapi pada akhirnya, hasil yang diberikan Lampard masih cukup memuaskan, tepatnya masih bisa dimaklumi. Chelsea memang tanpa gelar, tapi klub mencapai posisi empat di klasemen akhir tanpa banyak perubahan yang terjadi di skuat mereka.

Musim depan ceritanya tentu akan berbeda, Lampard harus bekerja keras karena ekspektasi publik lebih tinggi dari sebelumnya. Terlebih, klub sudah menghabiskan banyak uang untuk membeli sederet pemain baru di musim panas ini.

Jika gagal di akhir musim 2020/21 nanti, Pemecatan adalah Resiko Paling ringan sekaligus resiko terberat yang harus dihadapi Lampard.

Mengenai hal tersebut, Legenda Klub Tony Cascarino percaya bahwa Lampard harusnya sudah mengetahui resiko yang ada di depannya.

“Frank jelas sudah menyadari besarnya tekanan di sana, tapi itu memang sudah biasa dihadapi setiap pelatih Chelsea. Jika Anda jadi pelatih Chelsea, Anda sudah tahu bahwa Anda mungkin akan jadi pelatih pertama yang dipecat”

“Chelsea bahkan pernah memecat pelatih yang sudah berbuat lebih baik dari Frank dalam hal juara. Memang situasinya tidak sama dengan Lampard sekarang, tapi dia jelas memahami itu,” kata Cascarino kepada talkSPORT.

Memang, Lampard adalah Legenda besar Chelsea, tapi Cascarino tak yakin predikat itu bisa menyelamatkan dia dari pemecatan.

“Akankah dia mendapatkan lebih banyak waktu karena statusnya sebagai legenda? Tidak, tidak dalam kondisi ruang geraknya sudah sirna. Lihat saja riwayat pemilik klub mereka dan bagaimana cara dia mengelola klub ini, Anda tidak bisa menghindar.”

“Statusnya sebagai mantan pemain Chelsea dan kerja kerasnya memaksimalkan pemain-pemai muda ke tim inti musim lalu, itu tidak ada gunanya,” sambung Cascarino.

Leave a Comment