Ibra jadi Prioritas Utama AC Milan di Bursa Transfer

Legenda klub yang kini bekerja sebagai direktur teknik AC Milan, Paolo Maldini angkat bicara mengenai rencana timnya di bursa transfer musim panas. Salah satu rencana tersebut adalah mempertahankan striker Swedia, Zlatan Ibrahimovic.

Sebenarnya, Ibrahimovic sudah tidak lagi pemain AC milan seiring dengan kontraknya yang berakhir saat kompetisi Serie A 2019/20 resmi berakhir pada awal bulan Agustus kemarin.

Hanya saja, dalam kesepakatan awal memang terdapat klausul yang membolehkan Milan memperpanjang masa kontraknya untuk satu musim ke depan. Dipercaya, kubu Rossoneri sedang berusaha mengaktifkan klausul tersebut.

Wajar saja, Ibra menunjukkan performa yang bagus di usia 38 tahun. Terhitung sejak bergabung pada Januari lalu, mantan bintang Paris Saint-Germain ini telah memproduksi total 11 gol dari 20 penampilan di semua kompetisi.

Maldini pun mengakui bahwa klub akan berjuang keras mempertahankan Ibrahimovic dan mengandalkannya lagi musim depan. Bahkan, mantan pemain Barcelona itu akan jadi prioritas utama timnya di bursa transfer musim panas ini.

“Kami sedang bekerja keras untuk mencapai kesepakatan. 20 hari lagi kami akan memulai musim, kami tahu waktu untuk mempersiapkan diri sangat sedikit dan rencana kami adalah menuntaskan kontrak Ibra secepatnya,”

“Adalah hal yang wajar untuk memiliki rencana B, bahkan C dan D, namun kami punya prioritas dan Ibrahimovic adalah prioritas kami,” ujarnya.

Lebih lanjut, Maldini juga menegaskan bahwa pihaknya akan sangat hati-hati dalam rencana pembelian pemain. Bukan tanpa alasan, sang legenda tidak ingin kesalahan yang sama kembali terulang.

“Musim lalu kami memasang pondasi rencana untuk Milan dan sembilan pemain datang di antara musim dingin dan musim panas,” tambahnya.

“Namun tahun ini akan ada operasi yang ditargetkan, kami tak ingin menipu fans dan kami tidak memiliki kesempatan untuk melakukan pembelian yang sama seperti di masa lalu,” tutup pria berusia 52 tahun tersebut.

Memang, beberapa tahun terakhir klub seperti melakukan pembelian yang sia-sia. Sebut saja Leonardo Bonucci, pemain yang akhirnya kembali ke Juventus setelah hanya semusim membela panji Rossoneri.

Leave a Comment