Kalah Dari Napoli, Sarri Justru Merasa Senang

Kekecewaan sedang melanda para pemain Juventus, karena mereka gagal memanfaatkan kesempatan untuk memperlebar jarak dengan Inter Milan. Kesempatan tersebut hadir saat bertandang ke markas Napoli, dimana Bianconneri takluk dengan skor akhir 1-2. Namun menariknya, pelatih Maurizio Sarri justru merasa senang dengan kekalahan tersebut, mengapa ?

Juventus bertandang ke San Paolo Stadium untuk menghadapi tuan rumah Napoli pada Giornata ke-21 Serie A Italia, Senin dinihari WIB (27/01). Dalam pertandingan tersebut, Bianconneri tertinggal dua gol, salah satunya dicetak Lorenzo Insigne. Cristiano Ronaldo sempat memperkecil ketertinggalan, sayangnya skor tak berubah sampai laga berakhir, Napoli menang 1-2.

Sudah sewajarnya jika pelatih Maurizio Sarri kecewa, sebab timnya gagal memenangkan pertandingan. Padahal mereka punya kesempatan untuk melebarkan jarak dengan penghuni peringkat kedua, Inter Milan, yang pada pekan ke-21 hanya bermain imbang melawan Cagliari dan meraup satu poin saja.

Tapi reaksi sarri justru sebaliknya. Mantan juru taktik Chelsea tersebut justru merasa senang. Bukan senang karena kekalahan yang diderita Juventus, melainkan senang karena Napoli akhirnya meraih kemenangan setelah serangkaian hasil negatif. Sarri merasa masih punya ikatan yang kuat dengan klub kota Naples tersebut.

“Saya ikut senang dengan anak-anak, sebab saya akan selalu terikat dengan mereka. Jika anda harus kalah, saya pikir saya lebih baik merasa ada di sini untuk membantu Napoli keluar dari masalahnya saat ini. Saya lebih senang kalau mereka memulai kemenangan pada pekan depan, tentu saja,” ujar Sarri setelah pertandingan seperti dilansir Sky Sport Italia.

Sebagai informaso, Sarri memang pernah menukangi Napoli selama kurang lebih tiga musim. Di klub berjuluk Il Partenopei itulah namanya terangkat, karena dianggap mengusung gaya sepakbola yang berbeda dengan klub Italia pada umumnya. Alasan ini juga yang membuat Sarri kemudian direkrut Chelsea untuk menggantikan Antonio Conte musim kemarin.

Sedangkan di satu sisi, Napoli terus mengalami nasib buruk. Empat dari lima pertandingannya di ajang Serie A sebelum bertemu dengan Juventus berakhir dengan kekalahan. Bahkan karena serangkaian hasil buruk tersebut, pasukan Gennaro Gattuso sempat duduk di luar 10 besar klasemen sementara.

Leave a Comment