Luis Suarez Isyaratkan Barca Sudah Menyerah Di La Liga

Striker Kondang Barcelona, Luis Suarez mengisyaratkan bahwa timnya sudah menyerah dalam perburuan gelar juara La Liga Spanyol musim ini. Memang masih ada satu pertandingan yang krusial, tapi Suarez pesimis dengan peluang Barcelona.

Sebagai informasi, Juara bertahan La Liga dalam dua musim terakhir secara beruntun itu kini berada di peringkat ke-2 pada klasemen sementara. Di posisi itu, Barcelona tertinggal empat poin dari Real Madrid yang ada di puncak.

Saat ini, sudah ada 36 pertandingan yang telah berlangsung atau dengan kata lain masih ada 2 pertandingan tersisa. Harusnya, masih ada peluang setidaknya Barcelona bisa berharap Real Madrid telan kekalahan pada Jornada ke-37 akhir pekan besok.

Jum’at mendatang, 17 Juli 2020 pasukan Zinedine Zidane akan berhadapan dengan Villarreal. Jika menang, praktis gelar juara akan jatuh ke tangan klub rival. Tapi jika kalah, masih ada persaingan sampai di Jornada terakhir, dengan syarat barca juga menang atas Osasuna.

Intinya, masih ada peluang bagi Barcelona di atas kertas, tapi penyerang Luis Suarez tampak pesimis bahkan dia menganggap mustahil untuk pertahankan gelar La Liga kali ketiga secara beruntun.

“Jika saya harus jujur, gelar juara liga tampak hampir mustahil,” kata Suarez kepada Sport.

Barcelona sendiri memang terbilang gagal lantaran meraih tiga hasil imbang dalam 9 pertandingan terakhir mereka di ajang La Liga Spanyol. Hanya tiga poin diraih dari tiga pertandingan itu, tepatnya saat melawan Sevilla, Celta Vigo, dan Atletico Madrid.

Dari ketiga hasil imbang tersebut, Luis Suarez paling menyesali hasil imbang melawan Celta Vigo yang menurut dia harusnya bisa dimenangkan.

“Ini jelas bahwa laga melawan Sevilla adalah pertandingan yang membuat segalanya sangat sulit. Kami punya opsi untuk memimpin. Hari itu terbilang penting namun di Vigo adalah kunci. Kami kehilangan kesempatan emas,”

“Seandainya saja kami mengalahkan Celta, kami akan punya kesempatan lebih baik melawan Atletico. Pukulan telaknya terjadi di Vigo, gol di menit terakhir dari Aspas. Itu menyakitkan. Sekarang kami harus mengakhiri musim dengan baik dan pergi ke Liga Champions.” lanjutnya.

Leave a Comment