Menurut Arsene Wenger, Jose Mourinho Itu Seperti Bocil

Mantan pelatih Arsenal, Arsene Wenger mengaku tak pernah merasa terprovokasi oleh ‘pancingan’ Jose Mourinho saat masih aktif menjadi pelatih dulu. Menurutnya, Meladeni pelatih asal Portugal sama saja dengan meladeni bocah TK.

Baru-baru ini, sosok yang sekarang bekerja untuk FIFA tersebut meluncurkan sebuah buku baru dengan judul ‘My Life in Red and White’. Dalam buku tersebut, Wenger sendiri bercerita tentang banyak hal yang mungkin tidak banyak diketahui publik.

Termasuk salah satunya adalah tentang rivalitasnya dengan sejumlah pelatih top yang pernah dia hadapi selama 22 tahun menangani Arsenal.

Tapi menariknya, tidak sekalipun Arsene Wenger menyinggung nama Jose Mourinho dalam buku tersebut. Hal inipun membuat publik penasaran.

Pelatih asal Portugal kemudian ditanya pendapatnya mengenai hal itu, uniknya Mourinho berasumsi bahwa Wenger tidak memasukkan namanya dalam buku tersebut lantaran memang tidak pernah menang setiap berhadapan dengan tim asuhannya.

Saat mendengar tanggapan dari mantan pelatih Real Madrid, Wenger pun menegaskan bahwa dia ogah merasa terprovokasi. Baginya, berbicara dengan mourinho sama saja seperti berbicara dengan bocil.

“Itu tidak mengganggu saya. Itu hanya provokasi permanen saja. Saya merasa seperti di sebuah TK saat bersama dirinya. Namun, itulah bagian dari kepribadiannya,”

“Dia salah, kami mengalahkan dia dua kali. Kami menang, dan juga ada banyak hasil seri. Bukan ‘anda’ yang menang, anda hanya berpartisipasi di dalamnya. Yang menang adalah ‘kami’. Pelatih ada untuk mengeluarkan kemampuan terbaik tim,” ujar Wenger.

Selama karirnya, Wenger sendiri pernah mendapat tawaran dari sejumlah raksasa Eropa. Dalam buku tersebut, dia mengaku pernah menolak tawaran dari Real Madrid sebanyak dua kali.

Kini, Wenger memperjelas lagi fakta tersebut dan menyebutkan alasan kenapa dia menolak tawaran menggiurkan dari Los Blancos.

“Ya, saya telah menolak mereka sebanyak dua kali. Tapi saya berada dalam perspektif [terhadap] apa yang telah saya buat. Kami telah membangun stadion, dan kami harus membayar,” pungkasnya.

Prestasi Arsene Wenger selama menangani Arsenal memang tidak begitu mentereng. Namun ada satu hal yang jadi ukiran sejarah sampai saat ini, tak lain soal Rekor Invincibles Arsenal di musim 2003/04.

Leave a Comment