Penyakit Misterius Buat Rusa Jadi Zombie, Bisa Menular ke Manusia

Ingat film-film layar lebat Hollywood yang membahas soal Zombie ? Kebanyakan dari film-film tersebut bercerita bahwa awal mula kenapa Manusia menjadi Zombie adalah karena tercemar virus atau penyakit misterius dari hewan, Misalnya Rusa. Entah karena memakan daging rusa tersebut atau terkena gigitannya, orang akan langsung berbuah jadi Zombie.

Hal seperti ini memang hanya terjadi di Film saja, tapi bukan berarti menutup kemungkinan terjadi pada dunia nyata. Apalagi, baru-baru ini, sebuah penyakit misterius di Amerika, membuat sejumlah Rusa disana menjadi Zombie. Bahkan, manusia juga bisa tertular penyakit dari si Rusa tersebut.

Chronic wasting disease (CWD) atau penyakit sapi gila, diduga menulari rusa di 26 negara bagian di Amerika. Setahun setelah kena penyakit ini, rusa akan menjadi kurus, berliur, kurang kesadaran, dan agresif, dan sampai akhirnya Rusa tersebut mati.

Sebagaimana dilansir media Australia, penyakit ini terjadi karena protein yang menyerang otak serta tulang belakang si Rusa. Penyakit ini menular dari tanah, air atau makanan yang terkontaminasi. Dan sebagaimana dijelaskan dr Michael Osterholm, penyakit ini bisa juga menginfeksi Manusia.

“Bisa saja menular ke manusia sekarang dan kita tidak tahu,” kata Dr Michael Osterholm dari US Centre for Disease Control (CDC)

Berbeda dengan Sapi Gila, penyakit CWD ini menyerang otot rusa, sehingga bisa saja menular kepada Manusia, pasalnya selama ini Manusia mengkonsumsi otot Rusa. Dokter Osterholm menjelaskan bahwa dengan memasak daging otot rusa, sama sekali tidak akan menghancurkan penyakit itu. Inilah alasan mengapa penyakit Zombie ini bisa menimpa Manusia.

“Memasak makanan tidak menghancurkan penyakit ini,” kata Osterholm.

Sebagai informasi, Rusa menjadi hewan yang paling diburu di Amerika Utara. Akan tetapi, menyusul laporan penyakit Zombie ini, Para pemburu kini dilarang menembak atau memakan daging rusa yang tampak sakit atau bertingkah aneh.

Untungnya, di Indonesia sendiri, Rusa merupakan salah satu hewan yang dilindungi di banyak daerah, sehingga kecil kemungkinan penyakit ini akan menjangkit warga kita. Tapi tentu saja kita harus tetap waspada dalam menyikapi kabar ini.

Leave a Comment