Pirlo Akui Jadi Pelatih Lebih Ribet dari Jadi Pemain

Setelah akhirnya merasakan sendiri pengalaman menjadi seorang pelatih sepakbola selama beberapa bulan terakhir ini, Andrea Pirlo akhirnya mengakui bahwa ternyata berkarir sebagai pemain bola jauh lebih mudah.

Sebenarnya, legenda Juventus dan AC Milan tersebut baru menuntaskan kursus kepelatihannya di akhir tahun 2019 lalu. Dia bahkan belum memiliki pengalaman bekerja sebagai pelatih.

Namun demikian, Juventus tetap menunjuk mantan pemain mereka tersebut untuk menjadi pelatih anyar menggantikan Maurizio Sarri yang dipecat selepas berakhirnya musim 2019/20 kemarin.

Sejauh ini, Pirlo sendiri baru memainkan dua pertandingan Serie A Italia sebagai pelatih Juventus. Bisa dikatakan keduanya adalah laga resmi pertama sejak dia memulai karir sebagai seorang juru taktik.

Laga pertama melawan Sampdoria berakhir dengan skor 3-0, kemenangan Juventus. Sedangkan laga kedua saat bertandang ke markas AS Roma, hanya berakhir dengan skor imbang 2-2.

Kini, yang bersangkutan sedang beristirahat menyusul jeda Internasional yang sedang berlangsung. Pirlo lantas ikut melakukan sesi wawancara dengan UEFA untuk mengisi waktu luang tersebut.

Dalam wawancara itu, sang juru taktik mengakui bahwa bekerja sebagai pelatih jauh lebih rumit dibandingkan saat masih menjadi pemain. Pasalnya, tidak mudah menyingkronkan keinginannya dengan keinginan para pemain.

“Jelas lebih membuat stres di ruang istirahat karena di lapangan saya bisa memutuskan apa yang ingin saya lakukan dengan bola,”

“Dari ruang ganti saya bisa mengelola, tapi orang lain yang menafsirkan peran mereka, yang memainkan pertandingan, jadi sedikit lebih sulit sebagai pelatih,” ujar Pirlo kepada UEFA.

Sebenarnya, saat masih aktif bermain dulu, Andrea Pirlo dikenal sebagai sosok yang ahli dalam mendikte permainan dan membaca pergerakan lawan.

Yang bersangkutan mengakui hal tersebut, hanya saja bedanya sekarang dia tidak bisa terlibat langsung dan hanya bisa menggerakkan dari sisi lapangan.

“Saat saya bermain, saya memiliki gaya tertentu yang berarti saya bisa terlibat dalam situasi tertentu dan menjadi penentu dalam situasi tertentu di lapangan. Sekarang, saya harus melakukannya sendiri dari pinggir lapangan,” tukas pria 41 tahun tersebut.

Leave a Comment