Pogba itu Seperti Racun, Manchester United Harus Menjualnya

Salah seorang legenda Liverpool, John Barnes berpendapat bahwa Paul Pogba itu seperti Racun yang kehadirannya akan berdampak buruk bagi Manchester United.

Spekulasi kepergian Paul Pogba dari Manchester united sudah menjadi perbincangan media-media Eropa dalam dua tahun terakhir. Pemain Tim Nasional Prancis itupun disebut-sebut jadi incaran Real Madrid dan Juventus.

Sejumlah informasi yang beredar mengklaim bahwa Pogba memang merasa kurang bahagia dengan situasinya di Manchester united saat ini. Lebih mengarah kepada fakta bahwa Setan merah masih kesulitan meraih gelar juara.

Spekulasi ini juga terdengar pada dua edisi bursa transfer di musim 2019/20 ini, hanya saja mantan bintang Juventus itu tidak meninggalkan Old Trafford. Dia bahkan jarang bermain karena dua kali diterpa cedera yang berbeda.

Menurut John Barnes, memiliki seorang pemain yang tidak bahagia di klub adalah suatu hal yang konyol. Bagaimanapun klub dan para fans di atas para pemain yang lebih dipentingkan prioritasnya.

“Anda tidak bisa memiliki pemain yang tidak merasa bahagia di klub sepak bola, Anda tidak bisa menempatkan pemain merasa lebih penting dari klub dan fans,”

“Semua harus sama. Itu bisa merusak klub, dengan bersikap tidak sopan. Itu adalah konsep yang konyol ketika yang Anda butuhkan adalah membuat pemain bahagia,” ucap John Barnes dikutip dari Sportsmole.

Manchester United diyakini akan berjuang sekuat tenaga demi bisa mempertahankan sosok berusia 26 tahun tersebut. Alhasil, mereka pun memasang banderol yang terbilang tinggi untuk Pogba, jika memang ada klub yang mengincar jasanya.

Akan tetapi, John Barnes menyarankan agar Manchester United lebih baik melepas Pogba. Pasalnya, pemain sepertinya bisa menjadi racun di ruang ganti, sehingga bukan tidak mungkin pemain lainnya juga akan bersikap sama.

“Para pemain harus membuat manajer dan para penggemar bahagia, jika Anda tidak melakukannya, maka Paul Pogba lebih baik pindah saja,”

“Kondisi yang terjadi di Manchester United pada saat ini, terlihat dari luar, sepertinya Paul Pogba punya kekuatan begitu besar yang membuat semua orang membicarakannya, situasi di klub sangat beracun. Paul Pogba harus pergi,” tutup John Barnes.

Adapun, Kompetisi Sepakbola di Eropa kini sedang terhenti menyusul pandemi Corona. Premier League sendiri ditunda sampai akhir april 2020 mendatang.

Leave a Comment