Raih Scudetto Pertamanya, Begini Perasaan Maurizio Sarri

Juventus akhirnya berhasil mengamankan gelar juara Serie A Italia musim ini setelah kemenangan yang diraih atas Sampdoria dinihari tadi. Lantas, bagaimana perasaan pelatih Maurizio Sarri yang merengkuh trofi Scudetto pertama dalam karirnya?

Pada Giornata ke-36 Serie A Italia musim ini, Juventus berhadapan dengan Sampdoria. Pertandingan itu berlangsung di Allianz Stadium, Senin dinihari WIB (27/07).

Bermain di kandang sendiri, pasukan Maurizio Sarri berhasil menang dengan skor 2-0, masing-masing gol dicetak Cristiano Ronaldo dan Federico Bernardeschi. Ronaldo sempat nyaris menambah keunggulan Bianconneri di akhir laga, sayang eksekusi penaltinya ditepis kiper Sampdoria.

Saat pluit panjang tanda berakhirnya pertandingan dibunyikan, dalam sebuah rekaman tampak pelatih Maurizio Sarri langsung berlari keluar lapangan menuju lorong pemain.

Mantan pelatih Napoli itu menjelaskan bahwa dia hanya berusaha menghindari kehebohan pemain-pemainnya karena sudah ada air seember untuk menyiramnya.

“Saya meninggalkan lapangan karena berusaha menghindari seember air yang terlempar ke saya, tetapi saya tidak berhasil melarikan diri,” kata Sarri dikutip dari Football Italia.

Tapi terlepas dari itu, sosok yang pernah menangani Chelsea ini tidak bisa memungkiri perasaan senang yang dia rasakan setelah merengkuh Scudetto pertama dalam karirnya sebagai pelatih. Di ruang ganti, ia langsung diburu oleh anak buahnya. Pemain pun menyemprotkan krim ke kepalanya.

“Tentu saja punya perasaan khusus. Sangat sulit untuk menang, menjadi semakin rumit untuk terus menang, karena menerima sesuatu begitu saja dalam olahraga adalah salah satu kebohongan terbesar di dunia,” tegasnya..

Sebagai informasi, gelar Scudetto ini adalah gelar major kedua yang diraih Sarri sepanjang karirnya sebagai pelatih. Sebelum ini, juru taktik berusia 61 tahun tersebut berhasil memenangkan gelar juara Liga Europa bersama Chelsea.

“Ini adalah perjalanan yang menegangkan dan Juventus layak mendapat banyak pujian karena tak pernah puas,” tegas Sarri sambil mengisap rokok setelah disodorkan korek api oleh Wojciech Szczesny.

Sedangkan bagi Juventus, ini adalah Scudetto ke-9 secara beruntun yang sudah mereka raih, terhitung sejak musim 2011/12 silam. Sedangkan total, Bianconneri telah mengoleksi 36 gelar Scudetto, atau yang terbanyak dalam sejarah.

Leave a Comment