Selama ada Messi, Barca Masih Berpeluang Juara UCL

Mantan pemain Barcelona, Sylvinho mengakui bahwa ada penurunan performa yang nampak dari seorang Lionel Messi. Namun demikian, kehadirannya tetap mampu membuka lebar peluang klub untuk menjuarai Liga Champions.

Dalam beberapa musim terakhir, Barcelona memang kerap dihadirkan sejumlah masalah internal dan eksternal. Alhasil hal tersebut berpengaruh pada prestasi mereka di atas lapangan.

Musim ini contohnya, Messi dkk gagal mempertahankan gelar La Liga Spanyol usai kalah bersaing dengan Real Madrid.

Tak dipungkiri bahwa kegagalan ini juga disebabkan oleh menurunnya performa para pemain Blaugrana, termasuk sang kapten, Lionel Messi.

Hal tersebut nampak dari statistik yang ada, dimana Messi ‘hanya’ mencetak 25 gol musim ini di ajang La Liga Spanyol dengan torehan 21 assist.

Ketajaman Messi musim ini menurun. Ia ‘hanya’ mengemas 25 gol saja. Meski pun, di sisi lain jumlah assistnya meningkat.

Messi memang sudah mengalami penuruna, tapi Sylvinho merasa kehadirannya tetap sangat penting bagi Barcelona. Bahkan, dengan Messi, klub berpeluang lebih besar untuk jadi juara Liga Champions Eropa.

“Bahkan sedikit saja Messi tetaplah Messi yang hebat. Ia masih yang terbaik. Ia bisa mengubah permainan dalam hitungan detik,”

“Ia mendapatkan bola, bluh, bluh, bluh, bluh, gol! Sebuah tim dengan pemain seperti itu, awas, mungkin mereka bisa memenangkannya,” cetusnya pada The Guardian.

Sylvinho yang pernah merasakan pengalaman menjadi rekan satu tim Messi di Barcelona melihat tidak ada yang berubah dari mega bintang Argentina tersebut.

“Ia dulu sama seperti sekarang dalam banyak hal. Ia tidak banyak bicara, ia santai, ia hanya akan berlatih dan pulang. Ia memiliki keluarga yang hebat di belakangnya,” pujinya.

Saat Messi masih muda, Sylvinho dan para pemain Senior di Barcelona memang merasakan bahwa dia punya bakat besar. Tapi, tidak ada satupun yang menduga bahwa sang pemain akan menjadi pemenang Ballon d’Or terbanyak.

“Kami tahu ia adalah sesuatu yang berbeda, sangat berbeda. Tapi itu bohong untuk mengatakan kami berpikir: orang ini akan memenangkan enam penghargaan Ballon d’Or, Anda tidak pernah tahu apa yang akan terjadi,” tandsnya.

Leave a Comment