Tak Terima Tersingkir, Klopp Sindir Gaya Main Atletico Madrid

Setelah memainkan leg kedua dan tersingkir, barulah Jurgen Klopp menyindir gaya bermain defensif yang ditunjukkan Atletico Madrid. Padahal, dia tidak berkomentar apapun pasca duel leg pertama.

Duel Sengit antara Liverpool melawan Atletico Madrid tersaji dalam lanjutan leg kedua babak 16 besar Liga Champions Eropa dinihari WIB Tadi (12/03). Pada pertandingan tersebut, Tuan Rumah Liverpool diwajibkan menang dengan margin dua gol jika ingin lolos ke perempat final.

Sayangnya, pasukan Jurgen Klopp justru takluk dengan skor akhir 2-3 dari wakil La Liga Spanyol tersebut.

Tampil dengan dukungan penuh para suporternya, Liverpool langsung tancap gas sejak menit pertama. Tapi tidak ada gol yang tercipta sampai jeda pertandingan.

Di babak kedua, Liverpool akhirnya memecah kebuntuan lewat sundulan keras Wijnaldum. Tak lama berselang, giliran Roberto Firmino yang membuat publik Anfield bergemuruh. Skor 2-0 berhasil dipertahankan Liverpool, dan tiket ke perempat final sudah di depan mata.

Tapi tiba-tiba saja pada masa injury time, Marcos Llorente yang masuk sebagai pemain pengganti berhasil mencetak gol balasan. Alhasil, skor 2-1 membuat agregat jadi sama kuat, kedua tim harus melanjutkan babak tambahan 2×15 menit.

Tidak ada yang menyangka, Atletico Madrid justru memanfaatkan 30 menit tersebut untuk menjebol gawang Robertson sebanyak dua kali.

Masing-masing gol dicetak oleh Marcos Llorente dan Alvaro Morata. Pertandingan berakhir dengan skor 2-3, kemenangan Atletico Madrid. Wakil Spanyol itupun berhak melaju ke perempat final dengan keunggulan agregat 4-2.

Menariknya, setelah pertandingan pelatih Jurgen Klopp menyindir gaya bermain Atletico Madrid. Padahal, pasukan Diego Simeone sudah menerapkan gaya bermain defensif sejak leg pertama, dan Klopp tak berkomentar apapun saat itu.

“Saya benar-benar senang dengan performa kami. Sangat sulit melawan tim seperti itu. Saya tidak paham, dengan kualitas pemain yang mereka punya dan gaya bermain yang mereka pilih. Mereka bisa saja memainkan sepak bola yang layak, tapi mereka justru bertahan begitu dalam dan mengandalkan serangan balik.” Kata Klopp kepada BT Sport.

Dengan demikian, tersingkir sudah dua finalis Liga Champions Eropa musim kemarin. Sebelumnya, Tottenham Hotspur lebih dulu disingkirkan RB Leipzig.

Leave a Comment