Varane: Real Madrid Pantang Anggap Remeh Inter Milan

Inter Milan dipastikan tanpa Romelu Lukaku saat berhadapan dengan Real Madrid Rabu dinihari WIB nanti (04/11). Namun menurut bek Raphael Varane, fakta tersebut tak lantas membuat pasukan Antonio Conte dipandang sebelah mata.

Penampilan Inter Milan sejak Conte mengambil alih kursi manajer musim kemarin memang tampak jauh lebih baik. Mereka bahkan mampu finish sebagai runner up Serie A Italia dengan hanya tertinggal satu poin dari pemuncak, Juventus.

Namun di awal musim ini, La Beneamata tampak sedikit kesulitan. Sedikit banyak, hal ini disebabkan oleh absensi Romelu Lukaku, yang mengalami cedera parah sejak beberapa waktu lalu.

Terakhir kali, Inter bahkan nyaris kalah dari Parma, mereka tertinggal dua gol lebih dulu sebelum secara dramatis mencetak dua gol balasan untuk membuat skor jadi imbang 2-2.

Dalam kondisi yang tidak bagus ini, Inter malah dihadapkan dengan lawan yang super berat, Real Madrid. Kedua tim akan saling berhadapan di pekan ke-3 fase group Liga Champions Eropa dinihari WIB nanti (04/11).

Sedangkan bagi Real Madrid, ini jelas sebuah keuntungan, terutama mengingat mereka meraih dua hasil buruk di laga sebelumnya.

Namun, bek Raphael Varane tak merasa demikian, dia menganggap Inter Milan masih tetap tim yang berbahaya dan bisa jadi ancaman besar bagi Los Blancos dalam duel nanti.

“Inter masih memiliki pemain lain, sebuah tim komplit yang menyerang dengan sangat cepat dan membuat bahaya. Kami harus mengerahkan yang terbaik demi kemenangan,”

“Ini akan menjadi salah satu pertandingan di mana melakukan serangan sangatlah penting. Kami memiliki karakter dan pemain untuk menghadapi tantangan ini dengan baik,” ujar bek Madrid, Raphael Varane, seperti yang dikutip dari Football Italia.

Meski begitu, Varane tidak bisa memungkiri fakta bahwa kembalinya Sergio Ramos dalam laga nanti bakal jadi tambahan yang bagus untuk Real Madrid.

“Saya pikir absennya Sergio sangat terasa pada debut kami di Liga Champions. Dia memberikan karakter serta pengalaman,”

“Saya merasa baik bersama dia, sudah pasti lebih baik, namun yang terpenting adalah kolektivitas. Besok kami akan bersatu dan bermain sebagai sebuah tim,” pungkas pria berkebangsaan Prancis tersebut.

Leave a Comment