Wanita Ini Kaget, Tahi Lalatnya Ternyata Kanker Ganas!

Anggapan yang beredar di masyarakat menyebut bahwa Tahi Lalat adalah tanda lahir, karena keberadaannya memang sejak lahir. Namun demikian, Tahi Lalat juga ternyata tidak bisa dianggap remeh, terutama jika munculnya tiba-tiba.

Seperti yang dialami oleh seorang wanita asal Australia baru-baru ini, yang kaget bukan main mengetahui tahi lalatnya adalah kanker ganas.

Sebagaimana kebanyakan tahi lalat, ukuran tahi lalat pada wanita tersebut kecil, namun semakin lama, ukurannya bertambah besar sampai berukuran 12-15 cm. Tak hanya itu, wanita yang diketahui berusia 33 tahun tersebut juga merasakan panas pada area tahi lalatnya.

“Aku khawatir tentang itu, tetapi tidak yakin apa itu tahi lalat yang berubah, atau ada benjolan lain,” kata Courtney.

Merasa ada yang tidak beres, akhirnya wanita tersebut memeriksanya ke dokter kulit. Alangkah kagetnya dia mengetahui bahwa tahi lalat tersebut ternyata adalah kanker melanoma.

“Saya sudah memeriksakan beberapa kali ke dokter umum, dan mereka semua berpikir itu baik-baik saja, tetapi ketika Ayah saya mengatakan tahi lalat saya seperti berubah, dan ia menyarankan untuk memeriksakan diri ke dokter kulit, akhirnya setelah melalui tes, dokter mengatakan saya mengidap melanoma,” kata Courtney, dikutip dari Daily Mail, Minggu (1/3/2020).

Tentu saja, wanita tersebut harus menjalani kemoterapi untuk mengatasi kanker melanoma yang dia alami.

Untuk diketahui, Kanker Melanoma sendiri merupakan salah satu kanker kulit yang terbilang cukup ganas. Penyebabnya sejauh ini diketahui karena sel yang memproduksi Melanin terganggu. Melanin adalah sel yang memberikan warna pada kulit.

Awalnya, Kanker Melanoma akan ditandai dengan adanya perubahan bentuk dan ukuran terhadap tahi lalat yang sudah ada sejak lahir. Hanya saja dalam beberapa kasus, seperti yang dialami wanita di atas, kanker ini terkadang muncul dengan tahi lalat yang baru.

Umumnya, Kanker Melanoma juga muncul di area tubuh yang memang jarang terkena sinar matahari seperti ketiak, telapak kaki, telapak tangan dan sejenisnya.

Lantas, bagaimana pencegahannya ? Rutin konsumsi makanan atau buah yang mengandung antioksidan tinggi seperti Jeruk, Tomat, Manggis dan sebagainya.

Leave a Comment